Departemen Politik Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Hasanuddin (FISIP Unhas) kembali menunjukkan peran aktifnya dalam mendukung pendidikan politik masyarakat melalui kerja sama strategis dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Makassar. Kolaborasi ini bertujuan untuk menyosialisasikan pentingnya pelaksanaan Pilkada yang damai dan berkualitas kepada masyarakat, khususnya di Kota Makassar.
Meningkatkan Kesadaran Pentingnya Pilkada Damai Departemen Politik FISIP Unhas
Dalam kegiatan sosialisasi ini, Departemen Politik FISIP Unhas berfokus pada penyampaian informasi yang akurat mengenai mekanisme pemilu dan peran aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban. Melalui kerja sama ini, mereka ingin mengedukasi pemilih dan menghindari adanya provokasi yang dapat mengganggu stabilitas masyarakat selama Pilkada berlangsung.
Peran KPU dan Bawaslu dalam Sosialisasi
Dengan keikutsertaan mereka dalam program sosialisasi ini, diharapkan masyarakat lebih memahami peran masing-masing pihak dalam menjaga integritas pemilu. KPU memberikan edukasi tentang hak dan kewajiban pemilih, sementara Bawaslu menekankan pentingnya pengawasan dan pelaporan jika terjadi pelanggaran.
Edukasi dan Partisipasi Mahasiswa
Selain sosialisasi untuk masyarakat umum, Departemen Politik FISIP Unhas juga melibatkan mahasiswa dalam kegiatan ini. Mahasiswa didorong untuk menjadi duta-duta Pilkada damai di lingkungan mereka dan aktif menyebarluaskan informasi tentang pentingnya partisipasi yang sehat dan positif dalam pemilu. Hal ini bertujuan agar nilai-nilai demokrasi semakin mengakar di kalangan generasi muda yang nantinya akan memegang peran penting dalam masa depan demokrasi Indonesia.
Harapan untuk Pilkada yang Aman dan Berkualitas
Kerja sama ini diharapkan dapat membawa dampak positif dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan Pilkada di Makassar. Khususnya dengan partisipasi masyarakat yang lebih aktif dan informatif. Sosialisasi ini menjadi upaya yang nyata dari akademisi, penyelenggara. Dan pengawas pemilu untuk bersama-sama mewujudkan proses demokrasi yang aman, damai, dan bermartabat.
